Latest news from Al Bayda, Libya dated Oct 26th
Delegasi investasi Tiongkok telah mengunjungi pemerintah Tobruk, Libya untuk sejumlah proyek infrastruktur berskala besar termasuk Pabrik Desalinasi Air Laut berkapasitas 200.000TPD.
Pemerintah Libya bagian timur Abdullah Al-Thanni mengadakan pembicaraan di Bayda pada hari Selasa 25 Oktober dengan sebuah koalisi perusahaan Cina untuk membahas implementasi sejumlah proyek listrik dan infrastruktur di daerah-daerah yang dikuasai pemerintah.
Di antara proyek-proyek tersebut adalah pembangunan jalur transportasi kereta api antara kota Tobruk dan Sudan, menurut halaman Facebook pemerintah. "Pemerintah berdiskusi dengan delegasi Tiongkok mengenai pembangunan pabrik SWRO berkapasitas 200.000TPD di kota pelabuhan Tobruk.
Perdana Menteri Abdullah Al-Thanni muncul kemudian di TV dan menyatakan bahwa pemerintahnya akan menandatangani perjanjian dengan perusahaan-perusahaan raksasa (Cina) termasuk pabrik desalinasi air laut ini dan 3 proyek infrastruktur besar lainnya.
"Kami juga mendiskusikan pembangunan 10.000 unit rumah dan sebuah pelabuhan komersial yang sangat besar," tambah pemerintah.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh pemimpin senior Aliansi Pasukan Nasional Abdul-Majeed Maligta yang diyakini berada di balik kunjungan tim delegasi.
RINGKASAN dengan informasi lebih lanjut dari KYSEARO:
Atas undangan pemerintah Libya, KYSEARO telah mengirimkan Bpk. Wu Tianrong (Direktur Utama) dan Bpk. Leonard Zhong (Direktur Ekspor) untuk berpartisipasi dalam pertemuan Libya dari tanggal 25 Oktober hingga November. 2. Bersama dengan perwakilan perusahaan lain dalam delegasi, kami telah mengunjungi Al Bayda, Benghazi, dan Kota Zintan di Libya untuk mengadakan pertemuan dengan semua pejabat terkait termasuk Bpk. Aguila Saleh, Ketua HOR, dan Perdana Menteri Abdullah Al-Thanni.
Pekerjaan yang akan kami lakukan merupakan proyek raksasa, yang membutuhkan air bersih sebesar 200.000 m3 per hari. Proyek ini akan memakan waktu 3 tahun untuk menyelesaikannya dan akan menjadi salah satu pabrik SWRO terbesar di Timur Tengah.

Penandatanganan perjanjian di Rumah Perdana Menteri

Direktur Utama KYSEARO bersama tim Perdana Menteri

Delegasi Tiongkok dengan para petugas di Bayda

Direktur Utama KYSEARO, Wu Tianrong, dan Perdana Menteri Libya, Abdullah Al-Thani